Arsip

Posts Tagged ‘WIFI hack’

Network Sniffing, bahaya lain public hotspot selain NETCUT

Januari 16, 2010 6 komentar

Murah, Meriah, Mencret. Itulah tiga kata yang saya gunakan untuk menggambarkan kondisi kita mengakses internet melalui public hotspot seperti di kantor, kampus, sekolah, kantin atau di warung kopi yang menjamur belakangan ini. Murah, karena dengan harga yang terjangkau bahkan juga gratis kita bisa berselancar di dunia maya sepuasnya. Meriah, karena suasana yang asyik bersama netter lainnya atau dimanjakan dengan kopi dan minuman hangat di warung kopi ketika kita ngenet malam-malam. Mencret, hehehhe… ini adalah yang paling harus kita hindari di Public Hotspot. Bukan dalam makna sebenarnya, tapi mencret dalam artian ancaman dan dampak negatif dalam segi keamanan jaringan ketika kita ngenet dari sebuah jaringan yang terbuka dan rawan tangan-tangan jahil.

Netcut,  sebuah aplikasi jahat pemutus koneksi kadang menjadi biang kerok kedongkolan netter (lihat postingan sebelumnya) sangat lah mengganggu. Tapi lebih dari itu, Sebuah program sniffer merupakan pengganggu yang tidak kita rasakan ketika kita mengakses internet tetapi dampaknya pada data-data yang seharusnya menjadi rahasia kita tetapi bisa tersadap oleh pengguna program sniffers. Yah, Sniffing adalah sebuah aktifitas menyadap data-data yang orang lain kirim atau terima dalam sebuah jaringan. Data-data itu bisa saja berupa data user name dan password facebook, email, atau password login sebuah situs. Bisa juga data-data krusial mengenai kartu kredit, rekening, atau email, yang kita kirim/terima, bahkan pesan chat kita di YM, Gchat, MIRC, dll bisa dibaca oleh pihak ketiga yang tidak berkepentingan. Program sniffer yang paling sering digunakan untuk sistem operasi jendela adalah Cain & Abel dan Wireshark (atau ethreal di keluarga pinguin :mrgreen:)

Belakangan ini, ketika aktivitas Game Online seperti Zynga Texas Holdem Poker membuat banyak orang kecanduan dan banyak dari mereka mencari cara instan mendapatkan chips maka serangan sniffer program di Kota Makassar Baca selengkapnya…

Netcut, pemotong koneksi clien hotspot dan penangkalnya

Mei 24, 2009 188 komentar

Pernahkah anda merasa koneksi di wifi-hotspot anda lemot bahkan tidak jalan samasekali? Jangan buru-buru berkesimpulan koneksi ke ISP yang bermasalah, karena bisa jadi ada user nakal bin jahil yang berlaku curang menggunakan aplikasi pemutus koneksi dari client ke server.

Adalah Netcut, sebuah aplikasi yang seperti namanya yang memotong akses internet pada public/private WIFI hotspot, ataukah sebuah PC LAN workgroup dari client ke server atau sebaliknya. Program ini pada umumnya dipergunakan oleh pengguna jaringan yang ingin mengambil quota (jatah) bandwith untuk dipakai sendiri tanpa mau dishare kepada client yang lain.

Pencurian bandwith dengan memutuskan koneksi secara teoritis sangat manjur untuk meningkatkan kecepatan akses internet, misalnya sebuah jaringan mendapat jarah 100 Kb/s dan akan dibagi kepada 10 client maka masing-masing client akan memperoleh 10 Kb/s. Dengan Netcut, maka kita bisa memutuskan koneksi 9 client yang lain dan jatah 100 Kb/s akan menjadi milik kita.

Kejam bukan?….

Tidak heran, bila dibeberapa public WIFI hotspot yang pernah saya kunjungi sering saya dapati banyak yang mengeluh tidak bisa conect internet, atau lebih ekstrim lagi user yang perang netcut yang menyebabkan tidak ada satu pun user yang bisa online. Atau seperti pengalaman rekan blogger lain yang hampir terlibat kontak fisik gara-gara netcut sialan :mrgreen:

Penggunaan netcut cukup simpel, cukup memilih IP/Hostname/Mac Address client yang ingin diputuskan koneksinya dan mengklik cut off. User tersebut akan terputus koneksinya dari server sampai kita membebaskannya dari netcut dengan mengklik Resume atau mengganti IP address nya.

Program Netcut itu sendiri bisa didownload DISINI

Tips menangkal serangan Netcut:

  • Jangan Pernah menggunakan Netcut. Sekali orang dirugikan akibat perbuatan anda, maka akan ada dendam. Peace gan!
  • Rubah IP address anda apabila merasa dijahili dengan Netcut.
  • Gunakan Anti Netcut  (tetapi netcut selalu lebih maju dari anti netcut)
  • Hidden komputer dari LAN pake XP antispy
  • Install anti ARP (trial)
  • Rubah  MAC Address

Installing VMWare (virtual Machine)

Januari 17, 2008 8 komentar

Untuk Melakukan hacking wifi, pertama kita harus mengerti bahwa tool-tool yang kita pergunakan rata-rata bekerja pada platform Linux. Untuk menginstall linux di komputer butuh usaha yang panjang, mulai dari mempersiapkan hardisk termasuk resiko kalau gagal instal or format, bisa-bisa data-data anda akan ikut raib. Dibawah ini adalah step-step instalasi dan setting Virtual machine pada kendaraan Windows XP dengan OS yang di instal adalah Linux Back Track 2. Anda dapat juga mengintal OS lainnya dengan step-step yang sama.

Backtrack yang dipakai mempunyai format iso, soalnya kalo pake CD kasihan CDROM drive-nya. Alokasi untuk memori yang saya pakai hanya 256 Mb, coz memori hostnya cuma 512 . Alokasi harddisknya 4 Gb-an. Oh iya, Entah kenapa harddisk yang terdeteksi sda bukan hda. Jadi yang saya gunakan sebagai destination drive untuk instalasi nya yang sda. Menurut keterangan sih, sda = usb value, bukan HDD value atau hda.

1. Download the Backtrack 2 iso

http://www.remote-exploit.org/backtrack_download.html

2. Open VMware Workstation and create a new virtual machine

File > New > Virtual Machine

Click Next

Select Typical, then click Next.

Select Linux, then select Other 2.6.x Kernel from the pull down menu. Click Next.

Name your virtual machine Backtrack 2, or whatever you wish, then click next.

Choose Use bridged networking if you are on a network where you can acquire an IP address separate from your host operating system. If you’re on a home cable or DSL connection, you may only have one IP address, in which case you should choose Use network address translation (NAT). Read below for information on how this affects Backtrack!

Leave the default 8.0GB unless you think you may need more. You can select Allocate all disk space now if you’d like, but keep in mind it could take several minutes.

Click Finish

3. Edit virtual machine settings

Adjust the RAM depending on how much you want to allocate to the virtual machine. My Backtrack 2 installation seems to do fine with 256MB, and I have 512 MB on the host machine.

Select CD-ROM

Select Use ISO Image, then browse to the Backtrack 2 ISO that you downloaded before. You don’t need to burn this ISO to a CD, one of the great features of VMware is that it can map an ISO file as if it were a physical CD-ROM drive. This works with DVD isos too!

Click OK

4. Start the virtual machine

5. Login with username root, password toor

Don’t worry, you can change this once you install Backtrack to the hard drive.

6. Partition and mount the hard drive

The virtual SCSI hard drive in VMware is usually /dev/sda. We need to partition this drive and create a filesystem on which Backtrack 2 can be installed.

We will use fdisk to create 2 partitions – one for the filesystem and one for swap space.

fdisk /dev/sda

Enter each line below into fdisk’s prompt:

n

p

1

<enter>

+7168M

n

p

2

<enter>

<enter>

w

This will create a 7GB partition for the filesystem and a 1GB swap space. If you want more space on the filesystem (or if you made your virtual disk larger than 8GB), you can change +7168M to another number (in megabytes).

Create an ext3 filesystem on the first partition:

mkfs.ext3 /dev/sda1

Create swap space on the other:

mkswap /dev/sda2

Mount the drive:

mkdir /mnt/backtrack

mount /dev/sda1 /mnt/backtrack

7. Run startx to boot up KDE

8. Use the Backtrack installer

Start > System > Backtrack Installer

Leave the source blank

Install backtrack to: /mnt/backtrack

Write MBR to: /dev/sda

Select Real (2700 MB required) for the installation method

Click install. It could take awhile or hang at certain parts (seems to hang for awhile at 81% on my machine).

9. Have fun

Restart the virtual machine, and you’re ready to start using Backtrack 2 in VMWare!