Arsip

Posts Tagged ‘motivasi’

Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan

Januari 5, 2012 2 komentar

would rather light a candle than curse the darkness

Betapa mudahnya kita mengutuk, tinggal menyebutkan beberapa suku kata yang masuk blacklist akismet atau filter yahoo maka jadilah kita pengutuk sejati. Objeknya beraneka ragam, mulai dari pekerjaan yang menumpuk , gaji yang telat dibayar, didahului mantan merit (kalau istilah Makassar nya dilambung kiri pas belokan tidak pake riting dan weser),  hujan, cucian belum kering, macet, becek, gak ada ojek, dan lain sebagainya. Pokoknya segala rupa masalah yang kita hadapi sehari-hari mulai dari masalah yang berat dan membuat otak koslet sampai urusan remeh temeh misalnya sakitnya bulu hidung ketika dicabut. Yap, semua hal berpotensi untuk kita keluhkan.

Mengutuk, meratapi, mengeluh atau apapun istilah lainnya dengan konotasi yang sama memang menyenangkan. banyak orang merasa lepas dan lega setelah mengeluarkan semua kosakata itu dari mulutnya. Tapi tunggu dulu, apakah setelah kita mengutuk sesuatu maka keadaan itu langsung berubah? Dari pengalaman hidup kita, mengeluh tidak mendatangkan apa-apa kecuali ketenangan batin yang semu. Ibaratnya ketika menutup mata, semua bayangan dunia menjadi tak terlihat termasuk dengan problema yang kita alami, namun dunia akan tetap sama entah ketika menutup atau membuka mata. Baca selanjutnya…

Tahun Baru, Sebuah Milestone Perjalanan Hidupku

Januari 1, 2012 Tinggalkan komentar

Baru saja beberapa jam yang lalu, puluhan kembang api meledak bersahut-sahutan seakan-akan saling berlomba lebih tinggi dari yang lain, atau seakan-akan menyombongkan gelegar suaranya sebelum cahaya putihnya memercikkan bunga api berwarna pelangi. Kemeriahan malam tahun baru yang sederhana, ketika sendiri duduk di tepi laut dan menyaksikan bunga-bunga api itu bersanding megahnya dari kejauhan.

Tentunya tak bisa dibandingkan perayaan pergantian tahun di kota kecil ku dengan perayaan besar-besaran di Toraja sana yang konon menghabiskan budget sampai 2,5 Milyar hanya untuk mempertontonkan kembang api saja. Gosipnya pesta kembang api besar dalam rangkaian kegiatan pariwisata Lovely December – Sulsel yang hanya bisa kunikmati dalam angan itu merupakan pesta kembang api terbesar di Asia untuk tahun ini, Wallahua’lam.

Saya bukan termasuk dalam golongan orang-orang yang memuja tahun baru, atau menganggap itu adalah salah satu ritual yang wajib untuk dilakukan, tetapi fenomena tahun baru menurutku sangat pas untuk menjadi momen evaluasi diri dan merencanakan hidup minimal untuk satu tahun ke depan. Mungkin ada yang bertanya, kenapa tidak mengambil momen hari lain misalnya hari ulang tahun atau hari perayaan kemerdekaan? hehehe, jawabannya adalah karena saya akan lebih mudah dalam merancang arah hidup yang berbasis sequent waktu misalnya per semester atau per 5 bulan apabila titik nol evaluasi dimulai dari tanggal 1 januari. Selain itu pada hari-hari tersebut saya terlalu sibuk untuk melakukan kontemplasi hidup mesti capek tenaga dan pikiran untuk mentraktir teman-teman pada saat ultah atau pada momen hari kemerdekaan mesti kelelahan memanjat pinang 😀 Baca selanjutnya…

Kisah Tukang Kayu dan Jam Tangan Yang Hilang

Maret 25, 2010 10 komentar

Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu.

Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu.
Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut. Baca selanjutnya…

Kategori:I THINK Tag:, ,