Beranda > INFO > Daripada pakai sendal jepit, mendingan nyeker

Daripada pakai sendal jepit, mendingan nyeker

Sandal jepit boleh dikata menjadi asesoris wajib untuk orang Indonesia. Mulai dari Daeng becak sampai mahasiswa yang intelek tidak jarang didapatkan menggunkan sandal yang dipakai dengan cara dijepitkan pada jari kaki ini. Tapi siapa sangka, mengenakan sandal jepit dapat berdampak negatif pada kesehatan kaki.

Banyak orang yang suka mengenakan sandal jepit karena sangat nyaman. Modelnya yang sederhana dan tersedia dengan berbagai warna serta hiasan membuat para wanita sering menggunakannya saat bersantai.

Di balik rasa nyaman menggunakannya, ternyata sandal jepit menyimpan bahaya. Tim peneliti dari Auburn University, Alabama, Amerika Serikat mengungkapkan sering menggunakan sandal jepit akan berdampak negatif pada kesehatan kaki. Hal itu diketahui dengan meneliti gerakan kaki 390 orang yang sering menggunakan sandal jepit.

Dari rekaman gerakan kaki responden, terlihat perubahan drastis dalam cara berjalannya. Langkahnya menjadi lebih pendek dan terlihat lekukan di bagian pergelangan kaki. Hal itu menunjukkan kalau otot kaki tidak normal dan juga akan berpengaruh pada otot pinggul.

Dengan menggunakan sandal jepit, ibu jari dapat tertekan, yang akan berefek negatif pada jaringan otot kaki. Pembengkakan, nyeri, dan ngilu adalah beberapa efek yang ditimbulkan jika seseorang sering menggunakan sandal jepit. Meskipun sandal jepit nyaman dan membuat kaki mendapatkan cukup udara tetapi sebaiknya Anda jangan terlalu sering menggunakannya.

Peneliti menyarankan untuk menggunakan sandal jepit yang yang memiliki tali penyangga di bagian pergelangannya. Tali tersebut bisa menyangga otot kaki Anda dan mencegah terjadinya cedera.

Nah, yang jadi masalah sekarang mengenai kebiasaan kita memakai sandal jepit itu atas pertimbangan apa? kalau memakai sandal jepit untuk gaya-gayaan dan ingin praktis, kenapa kita tidak mengupgrade sedikit kebiasaan itu dengan menggunakan sandal bertali lebih atau sekalian mengenakan sepatu? Kesehatan jauh diatas tuntutan gaya hidup dan kepraktisan kita.  Dan bagi mereka yang memakai sandal jepit karena tidak mampu secara ekonomis, kenapa tidak sekalian nyeker saja? bukankah nilai kesehatan anda jauh lebih mahal ketimbang sepasang sandal jepit.

Nyeker atau.. Ah… ini membingungkanku…

*)Nyeker:Berjalan tanpa memakai sandal atau dengan telanjang kaki

  1. Juli 25, 2009 pukul 7:45 am

    saya pake sendal jepit swallow tiap hari. wah gawat kalo gini. mau ganti sepatu tapi ga punya. gimana dong

    • Juli 25, 2009 pukul 2:55 pm

      jual sendal beli sepatu..
      heheh

  2. Juli 25, 2009 pukul 3:45 pm

    bingung juga ya…

  3. Juli 25, 2009 pukul 3:46 pm

    kalo semua ngikutin cara ini, sendal jepit gak laku dong…???

  4. Juli 25, 2009 pukul 9:41 pm

    HHmm….Saya ga gemar pake sandal kok…
    Pake sepatu ajah hohohoho😀

  5. Juli 26, 2009 pukul 12:33 am

    wah … enak ni baca2 baca gaya hidup …

  6. Juli 26, 2009 pukul 6:45 pm

    #

    kunjungan pertama nih ke blog ini,,,
    thx for sharing.
    mampir ya ke “blogku”

    makasih
    Balas

  7. Agustus 2, 2009 pukul 12:20 am

    hehehe…kalau nyeker terus bisa kapalan dong…

  8. Hugt
    Juni 9, 2010 pukul 11:35 am

    mungkin, penelitian itu ada benarnya walau belum mengetahui persis penelitian itu.. cos bisa jadi masuk ke perdagangan. penjatuhan suatu produk yang mengakar dan menumbuhkan produk yang belum mengakar.

  9. Juli 14, 2010 pukul 8:30 pm

    membingungkan.. betul.
    sampe sekarang saya masih mikir Gan…
    sepatu terus> duh ribet deh… kekekke

  10. Juli 15, 2010 pukul 3:03 pm

    Dari pada nyeker mendingan pake sendal yang bagus…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: