Rawa Mbojo (Lagu daerah Bima)

Januari 27, 2008 at 3:34 am (lagu, mbojo, rawa) (, , , , )

Menyebarkan Lagu, atau segala kreasi cipta orang tanpa meminta izin atau lisensi dari yang berhak, saya sadari sebagai sebuah pembajakan hak cipta. Tapi banyak orang yang membutuhkan lagu-lagu daerah untuk bernostalgia, mengingat kenangan dan nuansa daerah sendiri, sekaligus memperkenalkan heritage daerah Bima keseluruk pelosok dunia. Semoga niat saya dapat diamaklumi dan bermanfaat bagi kita semua.
Kumpulan lagu daerah bima yang ingin saya bagi pada semua saudaraku pecinta Rawa Mbojo sebenarnya banyak, tapi pada kesempatan ini, biarlah satu album dulu. Lainnya menyusul. Ingat, Link dibawah ini valid setidaknya sampai 3 bulan sejak tanggal penulisan, kalaupun nanti expired atau semacamnya, saya akan update lagi linknya.

Daftar Lagu:


01 Jaledo.mp3

02 Latima.mp3
03 Lao tonggu fare.mp3
04 Nasi kodo dae.mp3
05 Ngahi rawi pahu.mp3
06 Ngahi ra sake.mp3
07 Sodi angi.mp3
08 Cina ra angi.mp3
09 Wadu tanda rahi.mp3
10 La jei.mp3

klik disini untuk upload lagu daerah bima yang lebih baru (AAN Saputra, dan album campuran)

Permalink 52 Komentar

Installing VMWare (virtual Machine)

Januari 17, 2008 at 8:55 am (Oprexz) (, , , , )

Untuk Melakukan hacking wifi, pertama kita harus mengerti bahwa tool-tool yang kita pergunakan rata-rata bekerja pada platform Linux. Untuk menginstall linux di komputer butuh usaha yang panjang, mulai dari mempersiapkan hardisk termasuk resiko kalau gagal instal or format, bisa-bisa data-data anda akan ikut raib. Dibawah ini adalah step-step instalasi dan setting Virtual machine pada kendaraan Windows XP dengan OS yang di instal adalah Linux Back Track 2. Anda dapat juga mengintal OS lainnya dengan step-step yang sama.

Backtrack yang dipakai mempunyai format iso, soalnya kalo pake CD kasihan CDROM drive-nya. Alokasi untuk memori yang saya pakai hanya 256 Mb, coz memori hostnya cuma 512 . Alokasi harddisknya 4 Gb-an. Oh iya, Entah kenapa harddisk yang terdeteksi sda bukan hda. Jadi yang saya gunakan sebagai destination drive untuk instalasi nya yang sda. Menurut keterangan sih, sda = usb value, bukan HDD value atau hda.

1. Download the Backtrack 2 iso

http://www.remote-exploit.org/backtrack_download.html

2. Open VMware Workstation and create a new virtual machine

File > New > Virtual Machine

Click Next

Select Typical, then click Next.

Select Linux, then select Other 2.6.x Kernel from the pull down menu. Click Next.

Name your virtual machine Backtrack 2, or whatever you wish, then click next.

Choose Use bridged networking if you are on a network where you can acquire an IP address separate from your host operating system. If you’re on a home cable or DSL connection, you may only have one IP address, in which case you should choose Use network address translation (NAT). Read below for information on how this affects Backtrack!

Leave the default 8.0GB unless you think you may need more. You can select Allocate all disk space now if you’d like, but keep in mind it could take several minutes.

Click Finish

3. Edit virtual machine settings

Adjust the RAM depending on how much you want to allocate to the virtual machine. My Backtrack 2 installation seems to do fine with 256MB, and I have 512 MB on the host machine.

Select CD-ROM

Select Use ISO Image, then browse to the Backtrack 2 ISO that you downloaded before. You don’t need to burn this ISO to a CD, one of the great features of VMware is that it can map an ISO file as if it were a physical CD-ROM drive. This works with DVD isos too!

Click OK

4. Start the virtual machine

5. Login with username root, password toor

Don’t worry, you can change this once you install Backtrack to the hard drive.

6. Partition and mount the hard drive

The virtual SCSI hard drive in VMware is usually /dev/sda. We need to partition this drive and create a filesystem on which Backtrack 2 can be installed.

We will use fdisk to create 2 partitions - one for the filesystem and one for swap space.

fdisk /dev/sda

Enter each line below into fdisk’s prompt:

n

p

1

<enter>

+7168M

n

p

2

<enter>

<enter>

w

This will create a 7GB partition for the filesystem and a 1GB swap space. If you want more space on the filesystem (or if you made your virtual disk larger than 8GB), you can change +7168M to another number (in megabytes).

Create an ext3 filesystem on the first partition:

mkfs.ext3 /dev/sda1

Create swap space on the other:

mkswap /dev/sda2

Mount the drive:

mkdir /mnt/backtrack

mount /dev/sda1 /mnt/backtrack

7. Run startx to boot up KDE

8. Use the Backtrack installer

Start > System > Backtrack Installer

Leave the source blank

Install backtrack to: /mnt/backtrack

Write MBR to: /dev/sda

Select Real (2700 MB required) for the installation method

Click install. It could take awhile or hang at certain parts (seems to hang for awhile at 81% on my machine).

9. Have fun

Restart the virtual machine, and you’re ready to start using Backtrack 2 in VMWare!

For more step about wifi hacking via Backtrack 2.0 (using airodump, aircrack and wepcrack), Click HERE

Or Download Latest Backtrack 3 Final Versiaon, Click HERE

RELATED POST:

Hacking WiFi - Ultimate Ubuntu Guide, Hacking wifi from ubuntu machine Click HERE

Permalink 3 Komentar

* Sifat manusia dilihat dari kentutnya * (joke)

Januari 14, 2008 at 11:18 am (Curhat) (, )

* Sifat manusia dilihat dari kentutnya *

1. Orang TIDAK JUJUR
Orang yang kalau kentut lalu menyalahkan orang lain.
2. Orang GOBLOG
Orang yang menahan kentutnya sampai berjam-jam.
3. Orang BERWAWASAN LUAS
Orang yang tahu kapan harus kentut.
4. Orang SENGSARA
Orang yang ingin kentut tapi tidak bisa kentut.
5. Orang MISTERIUS
Orang yang kalau kentut, orang lain tidak ada yang tahu.
6. Orang GUGUP
Orang yang tiba-tiba menahan kentutnya saat lagi kentut.
7. Orang yang PERCAYA DIRI SENDIRI
Orang yang selalu mengira kalau kentutnya bau harum.
8. Orang SADIS
Orang yang kalau kentut di ranjang terus dikibaskan spreinya ke ranjang
orang lain.
9. Orang PEMALU
Orang yang kalau kentut tidak bunyi tapi lalu merasa malu sendiri.
10. Orang yang STRATEGIS
Orang yang menyembunyikan kentutnya dengan tertawa terbahak-bahak
biar orang lain tidak dengar.
11. Orang BODOH
Orang yang kalau habis kentut menghirup nafas untuk mengganti kentutnya
yang keluar.
12. Orang PELIT.
Orang yang kalau kentut di keluarkan dikit-dikit, sampai bunyi “tit-tit-tit”
13. OrangSOMBONG
Orang yang sering mencium kentutnya sendiri
14. Orang RAMAH
Orang yang senang mencium kentutnya orang lain.
15. Orang yang tidak senang BERGAUL
Orang yang kalau kentut sembunyi.
16. Orang AKUATIK
Orang kalau kentut di dalam air sampai bunyi “blekuthuk-blekuthuk”
17. Orang ATLETIS
Orang kalau kentut sambil mengeluarkan tenaga dalam.
18. OrangJUJUR
Orang yang mengaku kalau habis kentut
19. OrangPINTER
Orang yang bisa menandai bau kentutnya orang lain.
20. Orang SIAL
Orang yang kalau kentut keikutan ampasnya

Permalink 4 Komentar

Be Dreamer….

Januari 4, 2008 at 5:35 pm (Curhat) ()

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi.

Jadilah seperti yang kamu inginkan, kerna kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Permalink 2 Komentar

Troubleshooting Legal IP on Ilegal Network

Januari 4, 2008 at 5:09 pm (Oprexz)

Beginilah kalo make internetnya boleh nyolong, IP Banned, Blocked, or somthin like that lah…. Mungkin ISPnya rada2 curiga ada parasit nempel di jaringannya yang saban hari kerjaannya ngisep bandwith melulu. Finally, terpaksa jadwal ngenet sama chattingnya mesti di delay dulu. Tapi Ngenet Must Go On. IP boleh di banned, tapi masih ada ratusan IP lain masih bisa ditinggali (Licik mode:on).

Koneksi Ilegal memang punya banyak trouble, yang mana didominasi masalah legal address dan restriction pada jaringan. Tapi level kesulitan untuk menjadi (seakan-akan) legal dalam jaringan ISP itu berbeda-beda. Tergantung seberapa bonafide pihak ISP memaintanace jaringannya.

Pada ISP ku, salah satu ISP terbesar di Makassar, berbasiskan koneksi wireless dalam koneksi antar clientnya, lubang paling dasar yang bisa digerogoti adalah menggunakan enkripsi WEP 40 dalam mengamankan koneksi wirelessnya. Enkripsi ini dapat dengn mudah dibobol dengan menggunakan tool-tool yang kebanyakan bekerja di linux.
Back to rhe topic, IP banned, terpaksa harus ngescan ulang IP, mencari konfigurasi IP valid dari Gateway. kalo udah dapat konfigurasinya, tinggal nyari IP mana yang kagak kepake. Trus pake tuh IP, kalo ada peringatan IP konflik (biasanya selang 24 jam) artinya tuh IP ada yg punya, en empunya IP gak On-line tiap hari. IP tipe ini bisa dipake, kalau IP di jaringan udah full. Namun pemakaiannya harus ngalah ama yang punya IP, biasanya sih, banyak IP yang gak dipake kalo malam (diluar jam kantor), jadi pas waktu IP nya down, tinggal pake saja.

Kalo cara diatas gak berhasil, silahkan rajin-rajin nge scan sambil pelajari konfigurasi netmasknya, atau mencari IP address lain yang digunakan Gateway (Scanning SNMP via Look@Lan).

Selamat ngescanning!!!!

Permalink Tidak ada Komentar